Tampilkan postingan dengan label IT Fan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IT Fan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Maret 2013

Posted by Unknown On 05.55
3D paper snowflakes look beautiful hanging in a window or on a wall, and they're an easy winter craft, perfect for Christmas.

EditSteps

  1. 1
    Gather materials. You'll need 6 pieces of paper (white copy paper will do, although you can use more elaborate types), scissors, clear tape and a stapler.

  2. 2
    Fold each of the 6 pieces of paper in half, diagonally. If the paper you are using does not make a perfect triangle, cut off the rectangular edge that sticks out and make it align perfectly. You should end up with a square folded into a triangle. Fold the triangle in half, noting where the folded "bottom" of the triangle is.
  3. 3
    Cut 3 lines in the triangle. Position the scissors along the bottom fold, and parallel to one of the edges going up to the top (your cuts should be somewhat diagonal). Cut almost all the way up to one of the side edges, but not quite. Keep about the same distance between each cut. (This might not be suitable for thicker paper, since the number of layers makes it difficult to cut through.) When you unfold the triangle into a larger triangle, it should look like the photo at right.

  4. 4
    Unfold the triangle again. Turn it so that one of the points of the square faces you. It should look like the picture.

  5. 5
    Keeping your paper diamond side-up, roll the first two innermost paper lines together to form a tube. Tape these two pieces together. You should see triangle shapes on each side of the roll.

  6. 6
    Turn the diamond over to the other side. Take the next two paper lines and pull them together on the opposite side of the tube and tape together as before. This will be a more rounded shape and wider than the first tube.

  7. 7
    Keep turning the paper and joining the paper lines together on opposite side in the same fashion until all paper lines have been joined.

  8. 8
    Repeat Steps 3 - 7 with the remaining 5 pieces of paper.
  9. 9
    Join 3 of the completed rolled pieces together at one end and staple together using the other hand. Do the other 3 pieces the same way. Now you will have 2 pieces consisting of 3 strands or "arms" each. (For smaller snowflakes, it may be easier to use double-sided tape or white glue in place of staples.)

  10. 10
    Staple the two new pieces together in the middle.

  11. 11
    Staple where each of the 6 arms meet. This ensures that the snowflake shape is pulled into place. See illustration at top for the finished snowflake.

Selasa, 19 Maret 2013

Posted by Unknown On 20.11

Flash disk bagi sebagian orang merupakan media yang bersifat pribadi, meskipun tidak sedikit pengguna flash disk yang membiarkan data mereka terumbar oleh siapapun. Barangkali bukan sesuatu yang salah, jika memang flash disk yang digunakan secara berjamaah tidak tersimpan data-data yang bersifat pribadi.
Cara mudah mengamankan Flash Disk tanpa menggunakan Software
Namun bagi Anda yang menyimpan berbagai macam data yang rahasia seperti kumpulan password, data skripsi (wajib disimpan disembunyikan lho), dokumen penting dan lain sebagainya, penting sekali untuk menutup akses orang lain ke flash Anda guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Untuk dapat menutup akses orang lain ke flash disk dapat dilakukan dengan berbagai cara, yang pertama menggunakan software dan yang kedua dengan menggunakan trik berikut ini, tanpa software apapun.
  • Jalankan aplikasi notepad Anda, Start Menu – All Program – Accessories – Notepad.
  • Sebelumnya pastikan flash disk Anda telah tersambung ke komputer.
  • Copy dan paste kode berikut ke halaman notepad anda:
Windows Registry Editor Version 5.00
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\StorageDevicePolicies]
“WriteProtect”=dword:00000001
  • Simpan dokumen notepad tersebut ke dalam flash disk dengan nama bebas namun dengan ekstensi .reg
Contoh pengamanan flash disk tanpa menggunakan software
  • Setelah tersimpan, tutup jendela notepad.
  • Buka Windows Explorer dan buka flash disk Anda, klik dua kali file notepad yang anda simpan tadi lalu klik Yes.
Ingin flash disk anda aman? Di sini tempatnya
  • Selanjutnya silahkan Restart komputer Anda.
  • Sekarang flash disk Anda telah terlindungi dari akses siapapun, jika seseorang mencoba untuk mengcopy atau memodifikasi data yang terdapat di dalamnya maka akan muncul teks peringatan sebagai berikut Media is write-Protected.
Lalu Bagaimana cara membuka kunci agar kita dapat kembali menyimpan atau memodifikasi data di dalamnya? Ini dia caranya
  • 1. Jalankan aplikasi Notepad
  • 2. Copy Script registry berikut dan paste-kan ke dalam notepad Anda:
Windows Registry Editor Version 5.00
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\StorageDevicePolicies]
“WriteProtect”=dword:00000000
  • Simpan file tersebut dengan nama sembarang, selama Anda dapat mengingatnya sebagai file pembuka kunci dengan ekstensi .reg
  • Tutup file notepad dan jalankan kembali file tersebut melalui flash disk Anda lalu klik tombol yes pada jendela dialog yang muncul dan terakhir restart komputer Anda.
Setelah komputer Anda hidup kembali, maka flash disk dapat Anda pergunakan seperti biasa. Untuk mengaktifkan kunci, silahkan buka file notepad yang Anda simpan sebelumnya pada langkah pembuatan kunci. Selamat mencoba.


Read more: http://blog.fastncheap.com/tips-mengamankan-flashdisk-tanpa-software/#ixzz2O2uMhS1D
 
Posted by Unknown On 20.05

Ada beberapa hal yang mungkin tidak dapat dikendalikan dengan larangan lisan, kondisi ini dapat memicu berbagai konsekuensi yang tidak nyaman terlebih hal tersebut berkaitan dengan perangkat elektronik seperti notebook atau laptop. Pada kondisi tertentu, laptop merupakan media paling rahasia seseorang, sehingga dengan alasan apapun laptop tersebut tidak akan dipinjamkan kepada orang lain.
Namun jika Anda bukan tipikal orang “pelit” dan tidak bisa menolak permintaan teman atau rekan kerja tapi tetap ingin menhindari resiko, ada baiknya ikuti tips ini untuk memblokir aplikasi Windows tanpa menggunakan aplikasi yang notabene dapat dinon aktifkan.
Tips ini akan mengulas bagaimana Anda sebagai admin dapat memblokir aplikasi Windows dengan menggunakan fungsi grup policy editor atau gpedit.
  • Tanpa panjang lebar lagi, kita mulai saja dengan menjalan regedit, tekan tut ikon Windows + R lalu ketikkan gpedit.msc lalu enter.
  • Sesaat kemudian jendela Group Policy Editor akan muncul, klik User Configuration – Administrative Templates
  • Kemudian klik folder System.
  • Double klik pada menu Don’t run specified Windows applications.
  • Pilih tombol radio Enabled lalu klik tombol Show.
  • Masukkan file eksekusi aplikasi yang ingin Anda blokir, misalnya kita ingin memblokir Chrome, maka ketikkan Chrome.exe lalu klik tombol OK.
  • Terakhir klik tombol Apply lalu tombol OK.
  • Sekarang coba jalankan Chrome, maka sistem akan menolak dan menampilkan peringatan seperti ini:
Cara ini jauh lebih efektif daripada menggunakan aplikasi pihak ketiga yang dapat ditemukan dan dinon aktifkan sehingga blokir otomatis tidak berjalan. Silahkan dicoba, jika menemukan kesulitan, tinggalkan komentar kami akan coba membantu sebaik mungkin.


Read more: http://blog.fastncheap.com/cara-memblokir-aplikasi-di-windows-tanpa-aplikasi/#ixzz2O2soe4j9
Posted by Unknown On 20.03

Mode Sleep dan Hibernate merupakan fitur yang sangat membantu kita untuk mengistirahatkan komputer tanpa harus menutup atau kehilangan dokumen pekerjaan yang masih harus diselesaikan. Apabila komputer Anda bersifat personal, artinya sangat jarang digunakan oleh orang lain, maka fitur login setelah kembali dari mode sleep atau hibernate akan sedikit terasa mengganggu apalagi jika kita harus bekerja dengan kecepatan maksimum alias dikejar deadline.
Menonaktifkan permintaan login ketika masuk mode sleep
Permintaan login sejatinya merupakan prosedur keamanan agar data dan pengaturan komputer tidak dapat diganggu oleh pengguna lain. Jika resiko tersebut sangat rendah, barangkali memematikan permintaan login saat kembali dari mode sleep atau hibernate merupakan hal sesuatu yang masuk akal untuk dilakukan. Tanpa basa-basi lagi, mari kita mulai saja.
  • Jalankan fungsi Control Panel Anda dan klik Hardware and Sound.
Cara agar tidak login kembali ke awal pada saat mode sleep pada Windows 7
  • Kemudian klik Power Options
Pengaturan Power Optons sudah beres, tinngal setting usernya
  • Pada jendela berikutnya temukan Require a password on wakeup pada panel sebelah kiri jendela control panel kemudian klik menu tersebut.
Pengaturan password pada mdoe sleep yang bisa dinonaktifkan
  • Pada Jendela ini seharusnya Anda dapat menemukan dua pilihan, pilihan pertama Require a password (recommended) dan pilihan kedua Don’t require a password. Jika kedua pilihan tersebut tidak tersedia atau tidak dapat diakses, klik menu link di atasnya Change setting that are currently unavailable untuk mengaktifkan kedua pilihan tersebut, lihat gambar di bawah ini untuk petunjuk yang lebih jelas.
Setting passowrd dan tidak password pada mode sleep windows 7
  • Sekarang kedua pilihan yang saya maksud di atas sudah muncul dan dapat diakses, klik pilihan Don’t require a password, lalu klik tombol Save Changes untuk menyimpan pengaturan yang baru saja Anda lakukan.
Setting baterai sebelum di periksa
Dengan pengaturan ini, Anda tidak perlu lagi melakukan login ketika kembali dari mode sleep atau hibernate. Tetapi saat pertama kali menghidupkan komputer, Anda tetap harus login agar keamanan komputer tetap tersedia pada kondisi tertentu. Silahkan dicoba, jika ada kesulitan jangan sungkan untuk meninggalkan komentar, saya akan mencoba membantu Anda.


Read more: http://blog.fastncheap.com/mematikan-permintaan-login-saat-kembali-dari-mode-sleep/#ixzz2O2sAm6hR
Posted by Unknown On 20.01

Smartphone saat ini memiliki fitur untuk dapat terhubung dengan internet, hal ini mempermudah bagi penggunanya untuk menjelajah internet kapanpun. Disaat Anda browsing menggunakan internet, otomatis proses tersebut akan mengurangi kuota Anda. Pada saat artikel/ informasi tersebut di tutup, dan nantinya kita ingin membaca lagi pastinya akan mengurangi kuota internet lagi hanya untuk mengunjungi website yang sama.
Akses website secara offline menggunakan HP Android
Anda bisa membaca ataupun mengunjungi website tersebut secara offline, tidak perlu lagi membuang bandwith dengan percuma. Menggunakan aplikasi bernama Pocket yang tersedia di Playstore. Untuk penggunaan awal, Anda akan diminta registrasi dengan mencantumkan alamat email. Setelah berhasil registrasi, Anda akan mendapatkan semua penjelasan tentang penggunaan aplikasi Pocket.
Cara mudah membuka website secara offline menggunakan aplikasi Android
Penggunaannya cukup mudah, bahkan Anda bisa menyimpan halaman website tertentu ke dalam smartphone disaat sedang browsing menggunakan komputer. Cukup menggunakan aplikasi tambahan yang disediakan oleh Pocket yang sudah Anda install sebelumnya di peramban. Untuk saat ini Pocket mendukung beberapa aplikasi peramban yaitu Chrome, Firefox, Safari dan Internet Explore.
Aplikasi Android untuk membuka website secara offline
Jika Anda browsing menggunakan aplikasi peramban di smartphone Anda seperti Dolphin, Firefox, Opera atau yang lainnya, Pocket masih tetap akan mendukung terhadap aplikasi-aplikasi tersebut.
Pocket Apps, aplikasi Android untuk membuka website secara offline
Jika Anda ingin meng-arsip-kan suatu halaman website melalui smartphone, pilih menu dan tap share via yang terdapat pada aplikasi peramban yang Anda gunakan di smartphone. Kemudian tap pada add to pocket, nantinya secara otomatis halaman website tersebut akan tersimpan di aplikasi Pocket. Pada contoh kali ini saya menggunakan aplikasi peramban Dolphin di smartphone Android.
Aplikasi Android untuk membuka website secara offline
Di saat Anda ingin melihat kembali halaman website yang sudah di-arsipkan atau disimpan di Pocket, cukup dengan membuka aplikasi Pocket dan pilih halaman website yang ingin dibaca. Tanpa harus terhubung dengan internet. Aplikasi ini dapat merubah ukuran tulisan artikel jika dirasa tampilannya terlalu kecil atau besar, Anda juga dapat mengatur peletakan halaman website sesuai dengan keinginan.
Contoh penggunaan Pocket Apps untuk membuka website secara offline
Dengan Pocket Anda tidak perlu sering terhubung dengan jaringan internet saat ingin mengunjungi halaman website yang sama dan pernah dikunjungi.


Read more: http://blog.fastncheap.com/kunjungi-halaman-website-secara-offline-menggunakan-aplikasi-pocket-di-android/#ixzz2O2rp3vEC

Sabtu, 09 Maret 2013

Posted by Unknown On 17.31

Referensi Skin Tonal untuk kulit orang asia “Pucat”

Skin Color Tone - Silumansupra


Langkah pertama untuk membuat vektor:

1. Buka file gambar yang akan dijadikan vektor, double klik layer photo jika muncul kotak dialog, isi name dengan ‘pola’ lalu klik OK (ini akan menjadikan photo sebagai Layer pola). Kemudian untuk mempermudah proses klik menu: Image-Adjustments-Posterize. Proses ini untuk menjadikan photo sebagai pola vector. Jangan lupa untuk men-save pekerjaan Anda dengan format *.psd.


Gambar 1. Setting awal dengan Posterize.

2. Kemudian atur Levels-nya antara 7-13 (tergantung kebutuhan), disini saya
setting 10. Semakin besar nilai Levels-nya, maka gambar semakin detil/halus.

Gambar 2. Isi levels dengan 10.


3. Hasil Posterize seperti gambar berikut:


Gambar 3. Hasil posterize.

4. Klik menu Layer-New Layer atau klik icon new layer dipojok bawah Palette
Layer untuk membuat layer baru. Lalu drag layer baru kebawah layer photo.
icon Pen Tool , kemudian buat alur mengikuti kontur-kontur warna
dimulai dari warna yang akan dijadikan warna dasar (Proses ini disebut
Tracing). Kode warna dasarnya : #FBE3AE


Gambar 4. Buat alur dari warna dasar dengan pen tool.

5. Untuk melihat hasil awal, klik icon mata (terdapat pada Palette Layer) pada
layer pola. Hasilnya kurang lebih seperti ini:


Gambar 5. Hasil tracing lengan dengan Pen Tool.

6. Ikuti dengan tracing bagian warna lain sesuai jalur dari photo yang telah
diposterize. Klik lagi icon mata pada layer pola untuk mengaktifkan pola.
Ingat untuk selalu mebuat layer baru agar tracing tidak berantakan. Pilih
warna yang lebih gelap sesuai pola. Usahakan perbedaan warna jangan
terlalu mencolok.


Gambar 6. Tracing bagian yang gelap.

7. Lanjutkan dengan tracing bagian tubuh lainnya seperti wajah dan leher.
Awas mati lampu, Save (Ctrl+s) dulu.

Gambar 7. Tracing wajah.

8. Tracing bagian mata, hidung dan bibir dengan warna yang sesuai. Biasanya
bagian mata dan bibir lebih sulit.


Gambar 8. tracing mata, hidung dan bibir.

9. Tracing bagian pakaian.


Gambar 9. Tracing awal bagian pakaian.

10. Agar terlihat lebih ‘real’, tambahkan tracing bagian pakaian lainnya. Untuk
pilihan warna, pilihlah warna yang lebih muda dari warna pakaian.


Gambar 10. Tracing bagian pakaian lainnya.

11. Tracing juga bagian rambut. Jangan lupa Save (Ctrl+s) dulu.


Gambar 11. Tracing bagian rambut.

12. Tambahkan tracing refleksi rambut, anting-anting dan bagian rambut lainnya.

Gambar 12. Tracing refleksi rambut.

13. Terakhir, tambahkan background untuk mempermanis vektor Anda.


Gambar Hasil Akhir Vektor

14. Selesailah sudah. Save As (Shift+Ctrl+s) hasil kerja keras Anda dengan
format JPEG. Pada kotak ‘JPEG Option’ pilih Quality 8 /High, klik OK.

Kamis, 28 Februari 2013

Posted by Unknown On 14.51

Mempunyai koneksi internet dengan modem tipe WiFi memberikan kemudahan namun juga masalah, kebebasan akses tanpa harus terikat kabel memang menyenangkan terlebih jika posisi modem jauh dari jangkuan sehingga memilih modem dengan fitur WiFi menjadi pilihan yang dapat menyelesaikan masalah.
Lindungi dan proteksi WiFi anda dengan software dan aplikasi WiFi Protector
Namun begitu, jaringan WiFi juga memberikan masalah pelik tatkala banyak pengguna lain yang mencoba menggunakan jaringan internet kita. Meskipun telah menggunakan sandi rahasia tetapi bagi beberapa pengguna yang usil perlindungan default modem bukan masalah besar untuk ditembus, akibatnya kecepatan koneksi internet kita menjadi lambat.
Salah satu cara untuk melindungi jaringan WiFi adalah dengan menggunakan tool tambahan, jika sebelumnya mungkin Anda telah mendengar aplikasi bernama Net Cut, kali ini saya akan ulas satu lagi aplikasi yang mempunyai kemampuan lebih baik. Aplikasi bernama WiFi Protector ini tidak hanya melindungi kata sandi Anda dengan fitur enkripsinya tetapi Anda juga dapat memonitor perangkat apa saja yang terhubung ke jaringan Anda dan memutuskan sambungan dengan mudah.
  • Download aplikasi WiFi Protector di sini: http://www.wifiprotector.com
  • Instal aplikasi di komputer Anda kemudian jalankan seperti biasa, ini dia tampilan depan aplikasi WiFi Protector. Ada dua tombol utama yaitu Start VPN Protection dan Secure my WiFi router, klik tombol Secure my WiFi Protector untuk melindungi router Anda, maka secara otomatis aplikasi ini akan melakukan enkripsi kata sandi WiFi Anda.
Enkripsi password pada WiFi dan Access Point
  • Saat ini WiFi Anda telah berada dalam perlindungan maksimum yang ditunjukkan dengan tanda centang biru dan teks SECURED. Aplikasi ini mempunyai fitur alarm apabila ada pengguna lain yang mencoba membobol kata sandi atau mencoba untuk tersambung ke jaringan. Klik View trusted devices untuk melihat perangkat-perangkat yang tersambung.
Amankan jaringan WiFi dari serangan hacker
  • Di menu ini Anda dapat mengizinkan beberapa perangkat untuk tersambung, atau Anda dapat juga memblokir perangkat selamanya dari jaringan. Klik Forget this device untuk memutuskan sambungan atau klik Trust this device untuk memberikan izin akses ke perangkat.
Izin agar orang lain bisa akses WiFiSebenarnya 2 lagi fitur aplikasi ini yang tidak saya bahas karena bersifat lebih rumit seperti fitur perlindungan VPN dan juga mengubah IP komputer sehingga Anda dapat mengunjungi dunia maya bak menggunakan proxy. Lain kali jika ada waktu akan coba saya bahas lebih jauh.


Read more: http://blog.fastncheap.com/lindungi-jaringan-wifimu-dengan-wifi-protector/#ixzz2MEkwO2Md